Oleh: aldyllah | September 24, 2010

Macam-Macam Qaul dalam Madzhab (Syafi’iyyah)

1. Qaul Qadim
Yaitu perkataan lama Imam Syafi’I yang berdasarkan kajiannya dari sumber Alqur’an, Hadits Nabi, atau nash-nash yang lain, yang pernah dikeluarkan sewaktu beliau menetap di Baghdad pada zaman pemerintahan Khalifah Harun Ar-Rasyid

2. Qaul Jadid
Yaitu perkataan baru Imam Syafi’I yang dikeluarkan di Mesir setelah dikaji semula semua qaul-qaul beliau yang lama sewaktu di Baghdad (qaul qodim). Dalam penetapan Ashhab Syafi’I, ulama Syafi’iyyah, bahwa qaul jadid (perkataan yang baru) itulah yang lebih kuat untuk diikuti dalam fatwa hukum-hukum agama.

3. Qaul Shahih
Yaitu perkataaan yang benar/kuat (lawannya adalah qaul dhaif) yang diputuskan oleh para Ashhab Syafi’I setelah membandingkan antara beberapa wajah yang ada.

4. Qaul Ashah
Yaitu perkataan yang “lebih dibenarkan/dikuatkan” dari kata-kata yang ada (lawannya adalah qaul qawi), apabila bertemu semua kata-kata ini, maka yang dipegang ialah qaul yang ashah.

5. Qaul Azhhar
Yaitu perkataan yang diunggulkan dari segi pertimbangan para Ashhab Syafi’I (lawannya juga waul dhaif)

6. Qaul Rajih
Yaitu kata yang diberatkan dari beberapa perkataan Imam Syafi’i menurut pandangan para Ashhab. Apabila bertemu beberapa qaul yang diberatkan para ulama, mereka sering men-tarjihkan satu diantaranya yang dinamakan qaul arjah, yiatu kata yang diberatkan, yang kemudian dianggap sebadai qaul mu’tamad, yakni qaul yang dipegang.

7. Qaul Dhaif
Yaitu perkataan lemah yang tidak boleh dijadikan hujjah/difatwakan.

8. Qaul Syaz
Yaitu perkataan yang luar biasa atau langka, yang tidak boleh digunakan sebagai sandaran hukum.

9. Qaul Masyhur
Yaitu perkataan yang tersebar di antara beberapa qaul.


Responses

  1. السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ,

    أَعُوْذُ بِاللِه مِنَ الشََّيْطَانِ الرَّجِيْمِ – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

    APA BEDAnya Asma ul Husna dan Asma was Shiffah

    Yang sampai saat ini belum jelas adalah : masalah Asma was Shiffah , masih rancu , sementara [ Ustadz Ihsan Tanjung – TiVi eR i ] mengatakan : Asma was Shiffah sama dengan Asma ul Husna , kemudian ditempat lain saya membaca bahwa Hadits Imam Bukhari rahimahullah banyak yang tidak singkron dengan aSma Was sHiffah dan dianggap Dha’if bahkan palsu.

    Dan mungkin Ulama Kaum Asy’ariyah tidak ada yang dengan jelas menerangkan Asma was Shiffah itu apa , difihak lain ( Ustadz Sarwat . LC ) pun hanya punya bahasan DR. R.Bhutty bahasa arabnya saja dan belum di Translit dan Transit ke Blog.

    Memang disini timbul dua isme yang saling tarik menarik antara Madzhab Asy’ari yang semakin melemah dan Sekte Arab Saudi yang didukung dengan materi dan SEKOLAH GRATIS.

    Di tempat saya juga ada USTADZ yang berfatwa …..bahwa Hadits Imam Bukhari pun banyak yang Dha’if nya……….terimakasih.

    وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    لا تجتمع هذه الأمة على ضلا

    “Umat ini tidak akan bersepakat diatas Kesesatan.”

    (HR. Asy-Syafi’I dalam Ar-Risalah)

    http://thesaltasin.wordpress.com/2011/09/16/o/

  2. […] https://aldyllah.wordpress.com/2010/09/24/macam-macam-qaul-dalam-madzhab-syafi%E2%80%99iyyah/ -6.568572 106.814888 Like this:SukaBe the first to like this post. This entry was posted in Renungan/umum. Bookmark the permalink. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: