Oleh: aldyllah | Maret 25, 2010

Rapatkan Barisan!

Lama tidak menyapa saudara/i seiman dan seperjalanan menuju pulang keharibaanNYA. Beberapa hari saya tidak posting melihat situasi diluaran sana, menengok medan pertempuran yang penuh warna.

Sadar atau tidak perang informasi (Goswul Fikr) mengambil peranan yang sangat penting, cara-cara licik yang musuh tempuh sangat sistematis; otomatis lagi membabibuta. Sungguh dahsyat buat yang turut berperang. Sulit bagi seseorang keluar dari propagandanya. Siapakah dalang dibalik itu? Ingatlah pesan Rosululloh saw tentang akhir zaman. Selebihnya pahami 10 ayat terakhir surah Al-Kahfi, tancapkan dalam hati dengan mendalam.

Ingatlah perjuangan para Nabi tidak pernah lepas dari yang namanya mengingatkan kepadaNYA, dimanapun keadaan dan situasi orang bahkan raja-raja yang berpengaruh sekalipun. Jika memilih berdiam diri bagaimana mungkin dapat menjadi saksi para Nabi? Minimal menjadi saksi penderitaannya bagaimana sekiranya jika anda dihadapkan pada orang yang nglindur (mimpi namun bicara). Pahami surah Al-Alaq, jawab pertanyaan yang ada didalamnya.

Mati dalam arti ajal mungkin masih jauh sebagaimana kepantasan umur pada umumnya, namun matinya jiwa/ruhani mungkin tidak disadari bahkan ditengokpun tidak. Masihkah sibuk mengejar bayang-bayang (angan2) sendiri ? yang tidak lain membimbing pada kegelapan. Ikutilah bayanganNYA jika kau memahami.

Sebagaimana kedelai agar tumbuh tentunya ditanam dalam tanah. Begitu juga jiwa manusia dibungkus dalam tanah. Pada artikel sebelumnya sudah disinggung mengenai unsur tanpa disadari (diselipkan) pada artikel tentang Amanah, silahkan dibuka kembali. Jika ingin paham ikutlah berperang khususnya yang sudah bersenjata lengkap.

Ketidaktahuan adalah tameng dan pengetahuan adalah pedang. Lho?

Ketidaktahuan sebagaimana kita tida tahu apa yang sedang terjadi sebenarnya diberbagai belahan dunia. Kita mungkin lebih percaya koran tapi mengabaikan Qur’an, atau lebih percaya TV daripada kenyataan yang ada. Jika kalian tahu jeritan nurani tentu tidak akan tertahan lagi.

Sebaliknya banyak orang yang tahu namun tidak amanah maka munafiklah namanya. Permusuhan paling keras adalah kaum munafik. Pahamilah sifat-sifat Yahudi, Nasrani, Majusi pada Al-Qur’an lalu arahkan diri anda sebagai tertuduh menengok apakah ada pada diri anda sifat2 mereka. Maka dengan sendirinya mudah mengenali karakter yang ada. Bukan lagi warna namun dalam pandangan anda hanya ada hitam dan putih dan diantara keduanya ada pembeda (Furqan/benang merah).

Buat yang terbangun dari mimpi indah (baru bisa baca situasi ; jiwa yang terguncang oleh panggilanNYA) meraptlah jangan salah menempatkan diri. Kembalilah kepada Al-Qur’an dan sunah Rosul (pelaksnaan/penerapan). Aku menyatakan diri sebagai musuh bagi siapapun yang menghalangi jalan menujuNYA. Allohuakbar!

Yang enggan ikut berperang berarti tidak memahami akan satu hal yang tidak dapat diwakili orang lain. Yaitu kebebasan jiwanya agar mengenali fitrahnya; kesejatiannya.

18 Al-Kahfi 51. Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong.

QS: An-Nahl :
16:43. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,
16:44. keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan,
16:45. maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari,
16:46. atau Allah mengazab mereka di waktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu),
16:47. atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa). Maka sesungguhnya Tuhanmu adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
16:48. Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?

sumber: NU Online


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: